Menguji Keaslian Ponsel Xiaomi

  • Posted on: 10 February 2017
  • By: oon
Xiaomi by Mobile Internet (MI)

Hari ini MI Indonesia rilis soal #kaMIbuatanIndonesia yang isi mengumumkan Redmi 4A adalah buatan(rakitan?) Indonesia [1][2].

Kemudian jadi mengingat kembali pertanyaan bertahun-tahun lalu waktu pertama kali menggunakan smartphone buatan MI ini,

Gimana sih, kamu bisa yakin HP yang kamu beli ini beneran buatan MI?

Waktu itu jawabnya gampang, tapi ternyata buktiinnya yang susah :))

Jawabnya: "Ya install aja OS/ROM asli dari situs resmi, kalo bisa dipakai, ya berarti ASLI!".

Nah dimana situs resmi (official) ROM dari MIUI (MIUI adalah nama OS resmi untuk HP buatan MI) di

http://en.miui.com/download.html

Pokoknya kalo bukan dari situs tersebut, tidak dijamin keasliannya.. :))
Buka aja situs tersebut, lalu pilih jenis HP yang sesuai. 

Agar nyambung dengan topik MI buatan Indonesia, yang akan saya bahas adalah Redmi 4A (eh tapi nggak pegang HP-nya), jadi mendingan kita bahas juga Redmi 4 yang saya gunakan sejak awal tahun ini.
Kalo dilihat dari situs download ROM tersebut, Redmi 4A sudah memiliki ROM Global dan ROM China, tapi Redmi 4 hanya ada ROM China (sampai artikel ini dibuat). Jadi artinya secara resmi di situs tersebut, pengguna Redmi 4A bisa mendapatkan layanan bahasa Indonesia (dan banyak lagi bahasa dari berbagai negara) serta menggunakan Google Services di HP-nya, termasuk Google Play store tentunya.

Terus kenapa sih orang bisa nggak yakin apakah HP nya asli buatan MI?
Ya ada banyak alasan, misalnya bbrp artikel berita tentang HP MI tiruan, hingga soal kebingungan pengguna karena ROM di HP-nya menggunakan nomor versi yang tidak ada jika dicari di internet.

Saya termasuk orang yang meragukan keaslian HP Redmi 4 yang saya beli dari toko online, ketika saya terima di HP tersebut ada Google Play store dan juga ada bahasa Indonesia. Padahal di situs resmi, hingga saat tulisan ini dibuat, belum ada ROM Global untuk Redmi 4.
Artinya ada pihak yang membeli Redmi 4 tersebut, mengubah ROM untuk ditambahkan bbrp aplikasi, kemudian dijual kembali ke banyak orang di Indonesia.

(ps: muncul pertanyaan baru, emang yakin aplikasi yang ditambahkan tersebut tidak mencuri data pribadi? :))

Oke, balik lagi sesuai judul, lalu apa susahnya install ulang ROM resmi dari situs di atas itu?

Intinya, cukup baca panduan resmi cara install ulang (flash) ROM dari situs resmi http://en.miui.com/a-232.html
maka semua kebutuhan kita untuk install ulang pasti terpenuhi.

Saya contohkan cara yang paling mudah, yang disebut "System Update". Intinya cuma butuh bbrp langkah, tapi pastikan HP dalam kondisi batre lebih dari 50%:

  1. download ROM dari situs resmi, untuk system update ini, ROM dalam ekstensi .zip.
  2. Lalu copy file ROM tersebut ke HP, misalnya dibuatkan direktori baru downloaded_rom di direktori utama (root) dari Androidnya. Proses copy bisa dengan menghubungkan Android ke komputer atau melalui berbagai media wireless transfer.
  3. Buka aplikasi "Updater" yang merupakan aplikasi bawaan dari HP buatan MI. di sisi kanan atas, klik tombol titik tiga "...", lalu tekan "pilih paket update" (choose update package) untuk memilih ke mana file yang sudah di-copy sebelumnya. Seharusnya setelah dipilih, dan berhasil diverifikasi, maka proses update akan berlangsung, hingga restart setelah selesai update.

Mudah sekali kan cara instalasi ulang ROM-nya? bahkan banyak yang mereferensikan cara update ini dengan tanpa menggunakan komputer, karena proses download bisa dilakukan langsung dari HP.

Ohya, kembali ke cerita saya tentang Redmi 4 dengan Custom ROM.
Salah satu aplikasi yang diubah oleh pihak ke-3 tersebut termasuk aplikasi Updater, sehingga setiap kali akan instalasi ulang menggunakan system update, dinyatakan bahwa file tidak dapat diverifikasi (can't verify package).
Pada Updater juga tidak dapat melakukan proses "check for update", maupun menggunakan "download updates" dari menu tombol titik tiga "...".
Jadi Custom ROM yang dilakukan ini memang salah satu tujuannya adalah membuat update oleh pengguna tidak bisa dilakukan, agar Custom ROM tersebut tidak diperbarui oleh ROM resmi. Bagian inilah yang menyulitkan proses menguji keaslian ponsel MI ini.

Lalu cara apa yang bisa digunakan kalo tidak bisa menggunakan "System Update", apakah bisa menggunakan "Recovery Update"? Hehe.. sayangnya pihak ke-3 tersebut juga mengunci recovery-nya, sehingga kalo kita boot ke recovery akan muncul hanya gambar HP dan kabel yang minta dihubungkan. Skip cara recovery update, kita coba cara terakhir, yaitu "Fastboot Update".

Metode instalasi ROM dengan Fastboot ini cukup ribet langkahnya, terutama karena anda harus punya komputer dengan sistem operasi windows karena butuh menggunakan aplikasi yang namanya MiFlash, tidak bisa Linux, tidak bisa Mac. (bahkan bbrp artikel di internet menyarankan harus windows yang 64 bit). Beberapa langkahnya (jika butuh gambar-gambarnya silakan mengacu ke situs [3]):

  1. Download MiFlash (MIUI ROM Flashing Tools), situsnya silakan mengacu ke halaman panduan resmi instalasi (flash) [3]. Kemudian install aplikasi MiFlash ini di komputer dengan sistem operasi windows. (pastikan untuk memilih secara manual, tetap menginstall meskipun dari developer yang tidak terdaftar)
  2. Download Fastboot ROM yang berekstensi .tgz (berbeda dengan ROM untuk system update) dengan memilih sesuai HP [3]. Kemudian ekstrak dengan tools seperti 7-zip. hingga menjadi satu direktori dengan nama akhiran _cn. Buka direktori tersebut di windows explorer, lalu copy lokasi direktorinya (Path).
  3. Matikan HP, lalu nyalakan kembali ke Fastboot. Dengan cara menekan tombol Volume - (minus) dengan tombol Power secara bersamaan. Lalu setelah muncul logo Fastboot, pasang ke komputer menggunakan kabel data, dan tunggu windows selesai instalasi driver.
  4. Buka aplikasi MiFlash, kemudian masukkan (paste) lokasi direktori dari Fastboot ROM ke tempat isian di MiFlash, dilanjutkan dengan menekan tombol "Refresh". Jika HP sudah terdeteksi, tekan tombol "Flash", lalu silakan berdoa semoga proses instalasi ulang berlangsung dengan lancar :). Jika sudah selesai akan tertulis bahwa proses flash sukses dan progress bar semuanya berwarna hijau, sehingga HP akan restart untuk masuk ke sistem operasi baru. Prosesnya cukup lama, sehingga pastikan bahwa sejak awal batre cukup banyak dan sabar menunggu hingga 20-30 menit.

Gimana, sudah siap membuktikan keaslian HP XIaomi milik anda? Ato mau upgrade OS HP Redmi anda dengan langkah di-atas?

[1]http://www.mi.com/id/events/makeinindonesia/
[2]https://youtu.be/T-w0LtiBuKE
[3]http://en.miui.com/a-234.html

image courtesy of MI http://www.mi.com/en/about/

 

Add new comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.